AMBON,-TANASE.ID– Sebanyak 73 peserta seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2026 dinyatakan lolos tes kesehatan tahap dua oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.
Puluhan calon Bintara (Caba) Polri yang Memenuhi Syarat (MS) melangkah ke tahapan seleksi berikutnya ini menjalani pemeriksaan kesehatan kedua sejak tanggal 8-9 Juni 2026.
Ketua Panda selaku Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Prinsip ini digunakan untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai.
Penerimaan anggota Polri, kata Jemi, merupakan proses yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami memastikan seluruh tahapan seleksi di Panda Maluku berjalan sesuai prinsip BETAH. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan, titipan, maupun intervensi dari pihak mana pun. Kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kompetensi, dan hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi,” tegasnya.
Polri, lanjut Jemi, berkomitmen menjaring calon-calon personel terbaik yang memiliki kualitas fisik, mental, intelektual, dan integritas untuk mendukung transformasi organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui proses seleksi yang ketat dan profesional, kami berharap dapat menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul, berkarakter, adaptif, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang,” tambahnya.
Berdasarkan hasil sidang penetapan panitia, seluruh peserta (73) yang mengikuti Rikkes Tahap Dua dinyatakan MS untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Mereka diantaranya 67 pria dan 6 wanita.●



