AMBON,-TANASE.ID– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menemukan praktik penyalahgunaan BBM subsidi dengan modus klasik di Jayapura, Papua.
Penyalahgunaan BBM subsidi ini terungkap saat digelarnya inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di Jayapura Selasa (9/6/2026). SPBU yang disidak diantaranya 8499102 APO dan 8499103 Entrop.
Kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan BBM subsidi ini melibatkan sejumlah pihak terkait, seperti Pemerintah Kota Jayapura dan Aparat Penegak Hukum.
Sidak lintas sektoral yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk mengantisipasi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, khususnya jenis Biosolar.
Saat sidak, petugas menemukan modus klasik penyalahgunaan BBM subsidi, seperti truk yang telah memodifikasi tangki bahan bakarnya. Beberapa oknum pengemudi juga memiliki lebih dari satu plat nomor polisi (nopol) palsu. Ini digunakan untuk mengelabui sistem agar pembelian BBM subsidi dilakukan secara berulang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus mengaku pihaknya fokus menjaga kelancaran lalu lintas akibat antrean truk. Untuk temuan lain yang bersifat melanggar hukum juga langsung ditindak oleh pihak berwenang seperti APH.
“Temuan tangki modifikasi dan nopol palsu ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat luas. Kami dari Dinas Perhubungan Kota Jayapura akan mengevaluasi izin jalan kendaraan-kendaraan tersebut. Sinergi ini akan terus kita lakukan secara berkala agar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan BBM subsidi demi keuntungan pribadi,” tegasnya.
Aparat kepolisian yang menemukan penyalahgunaan BBM subsidi langsung mengambil tindakan tegas di tempat. Beberapa unit truk yang terindikasi kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi langsung diamankan dan diangkut oleh pihak Polres Kota Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan di garda depan penyaluran.
“Kami mengapresiasi tindakan tegas dari pihak kepolisian yang langsung mengamankan truk-truk nakal tersebut. Di sisi lain kami juga terus melakukan pengawasan di SPBU agar benar-benar menyalurkan BBM bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku. Bersama Pemkot dan aparat, kami berkomitmen memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat yang berhak,” tutur Ispiani.
Melalui sinergi lintas sektoral yang kuat, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap Biosolar maupun Pertalite subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat Kota Jayapura yang berhak.
“Kami juga ingin menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU Kota Jayapura,” pungkas Ispiani.●






