AMBON,-TANASE.ID — Operasi pencarian delapan penumpang speedboat tenggelam di perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada 12 Juni 2026 lalu, dihentikan. Keputusan ini diambil setelah tim SAR gabungan melakukan upaya penyisiran selama 9 hari berturut-turut tanpa hasil.
Sembilan hari sudah, upaya pencarian oleh tim SAR gabungan tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban. Delapan penumpang speedboat naas tersebut dinyatakan hilang di laut.
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, mengungkapkan, sebelum operasi ditutup, tim SAR gabungan sempat melaksanakan pencarian hari ke 9 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Operasi dimulai sejak pukul 07.00 WIT di sekitar perairan Pulau Dai.
Berdasarkan data dari Basarnas, kecelakaan laut tersebut total melibatkan 10 orang penumpang. Dua di antaranya berhasil selamat setelah berjuang berenang ke daratan Desa Sinairusi, yakni Yakop Anamofa (L/22) dan Ignasius Matrunkoly (L/42).
Sementara itu, delapan korban yang kini resmi dinyatakan hilang adalah:
• Anton Menahem (L/40)
• Asael Daniel (L/72)
• Yomima Waliana (P/36)
• Regina Unwakolu (P/33)
• Enderfina Siaran (P/62)
• Wulan Kelmury (P/35)
• Yoksan Unawekla (L/9)
• Marcelo Unawekla (L/4)
Meski operasi secara resmi dihentikan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon tetap melakukan koordinasi intensif dengan otoritas lokal dan kapal-kapal yang melintasi area tersebut untuk mengantisipasi adanya temuan baru.
“Kansar Ambon berkomunikasi dengan Camat Babar melaporkan bahwa telah dihimbau kepada seluruh nelayan yang melaut agar sekaligus memantau di sekitar Pulau DAI dan Pulau Tepa,” katanya.
Sehubungan dengan telah dilaksanakan operasi SAR selama 9 hari dari tanggal 12 Juni – 20 Juni 2026 tidak ditemukan tanda – tanda keberadaan korban maka proses pencarian tersebut diusulkan untuk ditutup.
“Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, Camat, Potensi SAR dan masyarakat setempat maka OPS SAR di nyatakan selesai dan diusulkan ditutup, delapan korban tenggelam speedboat dinyatakan Hilang, unsur yang terlibat juga dikembalikan ke kesatuanya dengan ucapan terima kasih,” pungkasnya. (SS)






